, ,

Puting Beliung Rusak 20 Rumah Warga di Baubau, Atap Beterbangan Puluhan Meter

oleh -149 Dilihat

Baubau – Puting Beliung Rusak 20 Rumah Warga di Baubau, Atap Beterbangan Puluhan Meter. Sekitar 20 rumah warga di Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, rusak setelah diterjang angin puting beliung pada Rabu (3/12/2025) pagi.

Sejumlah atap rumah terlihat terangkat lalu melayang hingga puluhan meter akibat kencangnya hembusan angin. “Saat kejadian saya lagi dalam rumah, lagi tidur, setelah keluar padahal atap sudah terbang-terbang,” kata seorang warga, Mona, Rabu (3/12/2025). Dalam rekaman video amatir milik warga, lembaran atap tampak beterbangan di udara saat angin memporak-porandakan perumahan BTN Topas Tiga di Kelurahan Lipu.

Hanya Hitungan Menit tapi Merusak Puluhan Bangunan Warga menyebut puting beliung berlangsung cepat, namun cukup kuat merusak bangunan. “Kejadian tadi sekitar 5 menit atau lebih, Tadi angin tiba-tiba datang langsung memporak-porandakan rumah ini,” ujar Mona. Selain atap beterbangan, sejumlah dinding rumah juga mengalami retak akibat terpaan angin kencang. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Baubau, Inayah, menyebut kerusakan tak hanya terjadi di perumahan BTN Topas 3. “Kondisi terkini di Topas 3 kurang lebih ada 15 rumah yang terdampak kondisi rusak berat.

Baca Juga : Mesin Penggilas Aspal Terguling di Jalan Jambu Mente Baubau Sulawesi Tenggara, Tak Ada Korban Jiwa

Puting Beliung
Puting Beliung

Kalau di Topas 1 ada 4 rumah, (kemudian) di sekitar Kelurahan Sulaa, tiga ruko dan ada dua rumah juga yang terdampak,” ucapnya. Inayah mengimbau warga lebih berhati-hati menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena bangunan mereka tidak lagi aman.

Rangka atap terangkat hingga berpindah lokasi, serta beberapa lembar atap diterbangkan angin. Palang Merah Indonesia atau PMI, Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Baubau tampak sudah memberi mobilitas untuk evakuasi barang dari rumah terdampak ke rumah keluarga lainnya. Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kota Baubau, Inayah mengatakan kurang lebih terdapat puluhan rumah dan 4 ruko yang terdampak. “Di sini (Topas 3) ada 15 rumah terdampak kondisi rusak berat, Topas satu ada 4 rumah, di sekitar Rabana, Kelurahan Sulaa ada tiga ruko terangkat atapnya,” ujarnya saat diwawancarai wartawan.

Beberapa rumah juga tidak dilakukan evakuasi karena dalam kondisi kosong sehingga melakukan koordinasi dengan PLN mengenai penanganan listrik. “Hingga kini korban jiwa belum ada dan untuk total kerugian kami sementara menghitung,” jelasnya. Mengingat cuaca yang masih tidak stabil, pihaknya berharap masyarakat dapat lebih berhati-hati. “Serta masyarakat juga selalu mengupdate data dari BMKG mengenai cuaca,” tutupnya. Sebelumnya, video viral menampakkan angin menerbangkan atap perumahan Topas 3 Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari. Peristiwa itu menjadi perbincangan pasalnya cuaca Kota Baubau sudah diguyur hujan sejak pagi.

 

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.