, ,

Komisi IX DPR RI dan BKKBN Laksanakan Sosialisasi Program Bangga Kencana di Kolaka

oleh -53 Dilihat

Baubau – Komisi IX DPR RI dan BKKBN Laksanakan Sosialisasi Program Bangga Kencana di Kolaka. Komisi IX DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kelurahan Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, pada Jumat (21/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan legislatif terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga serta memperkuat upaya pengendalian penduduk di daerah. Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Komisi IX berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap optimalisasi pelaksanaan Program Bangga Kencana.“ Komisi IX DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana, khususnya terkait pengendalian penduduk dan pengaturan jarak kelahiran.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan agar layanan KB semakin mudah diakses masyarakat,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan bahwa akan terus memperkuat sinergi dengan BKKBN serta pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga, menekan risiko stunting, dan mendorong keseimbangan pertumbuhan penduduk untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Asmar, selaku narasumber memaparkan implementasi Program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN yang mendukung pencapaian prioritas pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden RI. Program tersebut berfokus pada penguatan pengasuhan anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta upaya pengendalian penduduk.

Baca Juga : Oknum PNS TNI di Kendari Tikam Anggota Polisi Hingga Meninggal Dunia

Komisi IX DPR RI dan
Komisi IX DPR RI dan

Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pengaturan jarak kelahiran melalui penerapan Program 4T, yaitu Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat, dan Terlalu Banyak. Upaya ini bertujuan mencegah kehamilan berisiko, menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta mengurangi kasus stunting di masyarakat.

Narasumber lainnya, Kepala OPD KB Kabupaten Kolaka, Nur Salam, menyampaikan bahwa program pembangunan keluarga yang difokuskan pada keluarga berisiko stunting merupakan strategi penting dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. Program ini dilakukan melalui edukasi, pendampingan, serta intervensi yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal baik fisik maupun kognitif untuk mempersiapkan generasi produktif dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader KB, penyuluh KB, mitra kerja, serta masyarakat Kelurahan Hakatutobu. Kegiatan ini akan dilanjutkan di tiga titik lainnya di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yakni di Desa Simbune Kabupaten Kolaka Timur (22 November 2025), Kelurahan Kolakasih, serta Kelurahan Induha Kabupaten Kolaka (23 November 2025).

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.