, ,

14 Pendidik di Konawe Terima Penghargaan, Ketua PGRI: Dorong Mutu Pendidikan, Kawal Tunjangan Guru

oleh -68 Dilihat

Baubau – 14 Pendidik di Konawe Terima Penghargaan, Ketua PGRI: Dorong Mutu Pendidikan, Kawal Tunjangan Guru. Sebanyak enam guru, enam kepala sekolah, dan dua pengawas di Kabupaten Konawe menerima penghargaan sebagai tenaga pendidik inspiratif, inovatif, dan dedikatif.

Kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung pada momen Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional, Selasa (25/12/2025). Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe, Kelurahan Puunaaha Kecamatan Unaaha. Jaraknya sekira 65,3 kilometer (km) dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sejumlah guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Konawe, kompak memakai baju PGRI, berbaris penuh khidmat dan suka cita mengikuti upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Yusran Akbar.

Dalam Amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed yang dibacakan oleh Bupati Yusran Akbar selaku pembina upacara, menyampaikan pesan bermakna mengangkat tema Guru Hebat, Indonesia Kuat. “Kami percaya bahwa tidak ada Indonesia kuat, tanpa guru hebat. Guru hebat adalah guru yang mengajar dengan hati, guru yang adaptif, mampu merangkul teknologi dan tergerak, terus berinovasi dan menjadikan kelas sebagai ruang yang penuh inspirasi dan minim diskriminasi,” jelas Yusran Akbar.

Di tengah ‎keluhan mengenai rumitnya tata kelola guru. ketimpangan distribusi, ketidakjelasan status, hingga isu keterlambatan tunjangan profesi, Pemerintah Pusat melalui Kemendikdasmen bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan kementerian/lembaga terkait, sedang memfinalisasi langkah strategis dan monumental yakni sentralisasi tata kelola guru dan tenaga pendidikan. Di dalamnya mencakup ‎kesejahteraan merata, tidak ada lagi disparitas atau keterlambatan dalam pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasil (Tamsil).

‎‎Pemetaan kebutuhan dan penempatan guru secara lebih optimal, dengan memastikan setiap sekolah termasuk yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) mendapatkan guru yang kompeten sesuai standar nasional.
Termasuk, menyelesaikan masalah status formasi guru honorer yang selama ini tergantung pada anggaran dan kebijakan pemerintah daerah. Di Kabupaten Konawe, pada 2025, para Guru ASN dan PPPK sertifikasi mendapat 100 persen Gaji 13, dan terus akan diperjuangkan untuk tahun selanjutnya.

Baca Juga : Hujan Picu Harga Cabai hingga Ayam Naik Jelang Nataru 2025, Gubernur Atasi Inflasi Sulawesi Tenggara

14 Pendidik di Konawe
14 Pendidik di Konawe

‎Dalam wawancara awak media dengan Ketua PGRI Kabupaten Konawe, Hania, berharap mutu pendidikan dapat meningkat sejalan dengan program yang telah dicanangkan. “Saya pribadi bersama Pengurus PGRI Kabupaten Konawe, banyak berharap untuk bagaimana meningkatkan mutu pembelajaran kita menuju Konawe yang bersahaja,” kata Hania saat diwawancarai usai Upacara HUT PGRI.

 

“InsyaAllah pada 2026 melalui program Gebyar Guru dan Tenaga Kependidikan atau GTK, para guru, kepala sekolah, pengawas, operator, tenaga administrasi hingga laboratorium dipacu untuk berkreasi dan berinovasi meningkatkan mutu pendidikan anak-anak kita agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” jelas Hania menambahkan.

Didampingi pengurus PGRI Kabupaten Konawe, Hania juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal semua tunjangan yang diperuntukkan untuk para guru, khususnya yang berada di daerah terpencil. Jumlah gabungan tenaga pengajar PNS, PPPK, dan Honorer di Kabupaten Konawe berjumlah 4.189, terdiri dari PNS 1.598, PPPK 1.740 , dan Honorer 851.

Daftar Pemenang Gebyar GTK Kabupaten Konawe 2025 Kategori Guru Inspiratif:

‎1. Asra Aulia Banasuru, SMP Negeri 1 Uepai

‎2. Fikram, SMP Negeri 1 Sampara

‎3. Pirawati, SD Negeri 1 Wawotobi

‎4. Yermiati, SMP Negeri 1 Pondidaha

‎5. Jumiati, SMP Negeri 2 Abuki

‎6. Ari Agus Fachrial, SD Negeri Ambekairi Utama

‎‎Daftar Pemenang Gebyar GTK Kabupaten Konawe 2025 Kategori Kepala Sekolah Inovatif:

‎1. Hasruddin, SMP Negeri 2 Unaaha

‎2. Rasdiana, SDN 1 Waworoda

‎3. Inyani, SDN 1 Wawotobi

‎4. Astin, SD Negeri Wawonggole

‎5. Sria Aeni, SDN 1 Tirta Martani Jaya

 

 

 

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.